Tips dan Cara Menggunakan Apar yang Tepat di Indonesia

Ketika dihadapkan pada situasi darurat yang membutuhkan pertolongan pertama, keberadaan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) terbukti sangat membantu untuk memadamkan api yang baru saja membesar agar tidak semakin membesar dan merusak. Akan tetapi, bagaimana cara menggunakan APAR yang tepat sehingga dalam beberapa detik api bisa dipadamkan dengan aman?

 Cara Menggunakan Apar yang Tepat

APAR memiliki beberapa jenis, mulai dari CO2, Powder, Foam, dan lainnya. Namun, pada umumnya cara penggunaannya sama. Berikut adalah tips dan cara menggunakan APAR yang tepat di Indonesia.

Apa itu APAR?

APAR atau Alat Pemadam Api Ringan adalah alat yang biasa digunakan dalam pertolongan pertama saat terjadi kebakaran kecil atau medium. APAR tergolong dalam alat yang ringan dan mudah digunakan oleh siapa saja. Ukuran APAR yang tersedia bervariasi, dari yang bisa dibawa oleh satu orang hingga yang perlu lebih dari satu orang untuk membawa.

Cara Menggunakan APAR

1. Periksa tanda kedaluwarsa
Pertama-tama, periksa terlebih dahulu tanda kedaluwarsa pada APAR. Cek tanggal kedaluwarsa stiker, selang, dan seluruh komponen APAR yang ada.

2. Menguji tekanan
Pastikan tekanan APAR dalam kondisi cukup, cara mengukurnya dengan cara memiringkan tabung pada sudut tertentu. Kemudian, tekuk tuas pompa secara perlahan hingga terdengar bunyi hissing.

3. Langkah-langkah menggunakan APAR
a. Setelah memastikan tekanan cukup, arahkan nozzle APAR ke api tersebut dengan posisi nozzle diletakkan pada posisi horizontal.
b. Tekan tuas untuk mengeluarkan bahan pemadam ke sumber api.
c. Bergerak ke arah api, memindahkan nozzle dari kiri ke kanan, atas ke bawah dengan gerakan yang tetap.
d. Pastikan tidak ada lagi api terlihat dan tinggalkan area kebakaran.

4. Jangan terlalu dekat dengan api
Pastikan saat menggunakan APAR, jangan terlalu dekat dengan api. Usahakan untuk menjaga jarak minimum 2-3 meter agar aman saat menggunakan APAR.

5. Aturan 3S
a. Safety (keselamatan): Selalu perhatikan keselamatan diri dan orang sekitar, seperti jangan menggunakan APAR dalam kondisi berbahaya, ketahui darurat yang terjadi, dan kenali lokasi APAR terdekat.
b. Scan (pindai): Lakukan pindai area titik api. Kenali titik api beserta jenis sebelum menggunakan APAR. Pastikan tidak terdapat rintangan terhadap jalannya APAR.
c. Shoot (tembak): Tembak APAR dengan arah yang tepat hingga api tidak terlihat lagi.

Frequently Asked Questions

Bagaimana mengetahui jenis APAR yang cocok untuk digunakan?

Jenis APAR yang cocok harus sesuai dengan jenis kebakaran yang bisa terjadi. Berikut adalah jenis APAR beserta jenis kebakarannya:
– APAR Powder: untuk kebakaran kelas A, B, dan C.
– APAR Foam: untuk kebakaran kelas cis, hanya berlaku pada jenis cairan.
– APAR CO2: untuk kebakaran kelas B dan C, yang mempunyai daya hantam lebih besar.

Apakah APAR aman digunakan oleh masyarakat?

APAR sangat aman digunakan oleh masyarakat asalkan digunakan dengan benar. Pelatihan bantuan APAR untuk masyarakat biasanya diadakan secara berkala oleh instansi setempat.

Apa yang harus dilakukan jika terjadi kebakaran dalam gedung bertingkat?

– Jangan panik dan segera hubungi nomor darurat.
– Jangan mengambil risiko dan mencoba memadamkan api sendiri, terutama jika kebakaran telah menyebar.
– Keluar gedung dengan cepat dan tenang, ikuti petunjuk evakuasi, dan gunakan tangga darurat.
– Tutup pintu jika mengalami kesulitan untuk keluar dari ruangan karena arus asap berlebih.
– Jangan menggunakan lift saat terjadi kebakaran.

Bagaimana cara mengatasi kebakaran yang disebabkan listrik singkat?

– Putuskan daya listrik pada rumah atau gedung terlebih dahulu.
– Sebelum memadamkan api, perhatikan jenis bahan bakar dan kelas api yang terbakar.
– Jangan gunakan APAR powder untuk memadamkan listrik pendek inverter karena dapat menimbulkan ledakan.
– Gunakan APAR CO2 atau Foam untuk memadamkan api tersebut.

Apakah seseorang yang tidak tahu cara menggunakan APAR dapat menggunakan alat tersebut dengan benar?

Tentu saja tidak. Oleh karena itu, sebaiknya para pengguna diadakan pelatihan tentang cara menggunakan APAR yang benar dan aman. Pelatihan yang dilakukan selain menjelaskan penggunaan APAR, juga menjelaskan bahaya dan alat keselamatan lainnya untuk mencegah terjadinya kebakaran atau bencana yang lainnya. Pelatihan APAR dapat diadakan oleh Dinas Kebakaran setempat atau instansi lainnya yang berkompeten.

Kesimpulan

Sekarang, Anda sudah mengetahui cara menggunakan APAR yang benar dan aman saat terjadi kebakaran kecil sampai sedang. Selalu ingat, keselamatan adalah yang utama. Selain itu, lakukan pemeriksaan dan periksa tanggal kedaluwarsa APAR secara rutin. Terakhir, pastikan Anda mengenal APAR yang terdekat di sekitar tempat Anda tinggal untuk tindakan preventif dalam menghadapi ancaman kebakaran. Semua itu dapat mencegah terjadinya kebakaran dan menjaga keselamatan Anda sendiri dan orang-orang di sekitar Anda. Cajica!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Proudly powered by WordPress | Theme: Beast Blog by Crimson Themes.